Kamis, 09 Oktober 2014

Pertemuan-1 : UNDERSTANDING THE MARKETING MANAGEMENT



UNDERSTANDING  THE MARKETING 

MANAGEMENT

 
 

 


A.   BISNIS DALAM EKONOMI GLOBAL


1.  The Global Economy (Ekonomi Global ):

      Ekonomi dunia telah mengalami perubahan radikal dalam dua dasawarsa terakhir. Jarak geografis dan budaya telah menyempit dengan muculnya pesawat udara, mesin fax, sambungan telepon, dan komputer global serta siaran TV Satelit. Kemajuan-kemajuan ini memungkinkan perusahaan untuk memperluas pasar dan sumber pasokan mereka. Dulu banyak perusahaan AS (diantaranya Chryster) yang membuat mobil dengan komponen yang sebagian besar besar di beli di AS dan menjual mobilnya di AS. Kini perusahaan AS tersebut memesan komponennya dari pemasok di Jepang, Korea, Jerman, dll serta menjual mobilnya ke seluruh dunia.

Di samping usaha mencari pasokan komponen, bahan baku, dan barang-barang dari luar negeri, banyak perusahaan AS berusaha menjual barang mereka ke luar negeri. Namum mereka menyadari bahwa jika ingin berhasil, mereka tidak dapat melakukan hal itu seorang diri. Karena itu mereka menggalang aliansi strategis dengan perusahan-peruasaan asing bahkan kadang-kadang dengan pesaing yang bertindak sebagai pemasok, penyakur, rekan teknis atau rekan usaha patungan. Semua ini menunjukkan bahwa kita sedang menyaksikan beberapa aliansi yang mengherankan di antara pesaing-pesaing internasional.

Lebih jauh lagi, revolusi dalam bidang telekonmunikasi telah mendorong 6 pemain utama dunia untuk bersekutu. Apple Computer, AT&T, Matsushita Electric Ind, Motorola, Philips, dan Sony telah memulai General Magic untuk menghasilkan dua standar telekomunikasi bagi teknologi komputer generasi mendatang; Sistem operasi independen yang dirancang khusus untuk berhubungan dengan setiap aplikasi komputer yang ada dan sebuah bahasa pemprograman untuk komputasi mobil (mobile computing).

      Pada saat yang sama pasar global berkembang, blok-blok perdagangan regional juga muncul. AS menandatangani perjanjian perdagangan Amerika Utara/North American Free Trade Agrement (NAFTA) dengan Kanada dan Maxico. Akhirnya, belahan bumi barat mungkin akan memainkan peran sebagai blok perdagangan tunggal, yang memberikan preferensi atas barang-barang yang dihasilkan dalam wilayah tsb. Uni Eropa yang terdiri dari 15 negara dengan 340 juta konsumen sedang menghapus penghalang perdagangan internal dan menetapkan standar dan peraturan bersama. Pasar ini lebih besar daripada AS. Sementrara itu Jepang dan negara-negara timur jauh sedang merintis blok perdagangan di wilayah tsb, yang memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi. Jelas lah peta ekonomi dunia sedang berubah dengan cepat.

2.  Kesenjangan Pendapatan :

Kesenjangan antara negara kaya dan miskin terus meningkat. Banyak negara miskin menekan negara kaya untuk membuka pasar mereka, namun negara kaya menetapka tarif dan kuota untuk melindungi industri dan Tenaga Kerja  dalam negerinya.

Dua solusi utk membantu merapatkan kesenjangan :
1.    Perdagangan imbal beli (Countertrade); yang memungkinkan negara miskin membayar barang dengan barang atau jasa lain sebagai pengganti uang.
2.    Memeberikan lebih banyak untuk yang lebih sedikit (providing “more for less”). Pengecer terbesar AS Wal-Mart menjadi pemimpin pasar berdasarkan dua prinsip yang ditulis dengan huruf besar di setiap tokonya : “Kepuasan dijamin” dan “Kami menjual lebih murah”. Pelanggan yang masuk ke Wal-Mart disambut oleh seorang penerima tamu yang ramah, dan menemukan banyak barang yang bermutu dengan “harga murah setiap hari”. Prinsip yang sama menjelaskan pertumbuhan pesar perkulakan dan jaringan toko diskon.


3.  Kemajuan Teknologi :

Kemajuan pesat dalam teknologi komputer, telepon, dan tV serta perpaduan teknologi ini, telah memberikan dampak besar terhadap cara perusahaan menghasilkan dan memasarkan produk mereka.


B. RUANG LINGKUP PEMASARAN


1. PENGERTIAN PEMASARAN

Banyak istilah pemasaran yang ada, menurut William J Stanton : “Pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli yang potensial”. 

Pengertian pemasaran yang paling umum adalah :
Marketing is a social and managerial process by which individuals and groups obtain what they need and want through creating, offering, and exchanging product of value whit others”. (Pemasaran adalah proses sosial dari kegiatan seseorang atau lembaga untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar  individu dan kelompok akan suatu barang melalui konsep pertukaran). (Kotler, 1997, page 9)

Pengertian dasar ini memberikan beberapa konsep utama (core concepts), yaitu : konsep kebutuhan (needs), keinginan (want) dan produk (barang, jasa, dan gagasan), nilai (value), biaya (cost), kepuasan, pertukaran dan konsep pasar.


Kebutuhan
Keinginan
Permintaan
Pasar dan
pemasar
produk
Nilai dan
kepuasan
Jual -beli dan
transaksi








 
      
2.  KONSEP KEINGINAN, KEBUTUHAN DAN PERMINTAAN :

Pada dasarnya setiap manusia mempunyai kebutuhan (needs) dan keinginan (wants), Manusia butuh makan-minum dan juga ingin makan dengan daging. Setiap manusia memiliki cara yang berbeda-beda untuk memuaskan kebutuhan dan keinginannya itu, ada yang butuh pakian dipenuhi dengan kain sarung, kemeja dan lain-lain sesuai dengan adat istiadat. Kebutuan manusia terbatas, yaitu apabila telah terpuaskan atau terpenuhi akan reda, namun keinginan manusia sangatlah banyak dan terus-menerus dibentuk oleh berbagai kekuatan di sekitarnya.
   Dengan demikian, dapatlah dibedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan (human needs) “is a state of deprivation of some basic satisfaction (adalah suatu ketidakberadaan kepuasan dasar)”.
Keinginan (wants) are desires for specific satisfiers of needs (adalah hasrat untuk memperoleh pemuas-pemuas kebutuhan yang spesifik/lebih mendalam}”. Untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia, mereka harus mendapatkannya dengan cara, di antaranya dengan membeli. Dengan demikian mereka meminta akan suatu barang/jasa kepada pember/penyedia jasa dengan membeli.
Permintaan (demands)are wants for spesific products that are backed by an ability and willingness to buy them (adalah keinginan terhadap produk-produk tertentu yang didukung oleh suatu kemampuan dan kemauan untuk membeli produk)”.

3.    PRODUK (Barang, Jasa, dan Gagasan) :
   Untuk memenuhi/memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia, dapat diwujudkan dengan Produk. Produk sering kita artikan sebagai barang/output/sesuatu yang dihasilkan oleh produsen/perusahaan yang ditawarkan kepada masyrakat untuk dibeli/konsumsi. Jadi suatu produk adalah :”is anything that can be offered to satisfy a need or want (Segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan)”. Produk dapat dibedakan atas produk fisik/berwujud yang disebut barang dan non fisik/tak berwujud atau jasa. Disamping itu, manusia dapat memperoleh manfaat dari sarana lain Contoh: Untuk restoran siap saji menyediakan barang (Humberger, kentang goreng, dsb), jasa (berupa ; jasa memasak, penyediaan tempat duduk, dll), gagasan (“menghemat waktu”).
Sebuah gereja menyediakan lebih sedikit barang fisik (anggur/roti) lebih banyak berupa jasa (khotbah, pelajaran menyanyi, dan konsultasi), dan gagasan (persaudaraan atau penyelamatan).

4.    NILAI, BIAYA, DAN KEPUASAN.
   Manusia akan memilih  barang yang dapat memberikan manfaat/dapat memusakan  yang paling optimal baginya. Dari produk yang ada, yang dipilih itu adalah produk yang memberikan manfaat/kepuasan yang mempunyai nilai di antara produk-produk lainnya. Nilai (value) adalah taksiran konsumen tentang kapasitas produk untuk memuaskan kebutuhannya. Untuk dapat memenuhi kebutuhannya konsumen harus mengorbankan sesuatu (yang dinamakan opportunity cost).
   Kepuasan tercipta apabila apa yang diharapkan oleh konsumen sesuai dengan apa yang dirasakannya (yang terjadi). Konsumen akan merasakan puas apabila produk yang dia inginkan sesuai dengan harapannya. Produk yang dipilih itu terkait dengan nilai yang akan dinikmatinya dan mutu yang diberikan dari produk tersebut. Dengan demikian konsumen akan merasa terpuaskan apabila barang tersebut memiliki nilai yang memberikan manfaat (utility) maksimal karena terkait dari mutu produk (barang/jasa) itu.

5.     PERTUKARAN, TRANSAKSI DAN HUBUNGAN :
   Untuk mendapatkan produk sebagai pemuasan kebutuhan, manusia dapat melakukannya dengan pertukaran. Pertukaran (exchange)  adalah tindakan memperoleh barang yang dikehendaki dari seseorang dengan menawarkan suatu imbalan.
Setiap produk mempunyai nilai yang disepakati sampai tingkat tertentu sehingga bila menginginkan suatu barang dapat dilakukan pertukaran. Nilai yang disepakti tersebut bersifat subjektif sehingga barang yang dipertukarkan akan masing-masing mendapatkan manfaat yang maksimal dari nilai/guna barang tersebut.
   Dalam melakukan pertukaran tersebut, yaitu pada saat terjadi kesepakatan mengenai nilai dari produk yang akan dipertukarkan, maka terjadilah (yang dinamakan) transaksi.
   Agar terjadinya pertukaran, harus paling tidak memenuhi kondisi-kondisi sebagai berikut :
1)     Terdapat pihak-pihak yang berpartisipasi/terlibat (minimal 2 orang).
2)     Adanya sesuatu (produk) yang mempunyai nilai bagi kedua belah pihak.
3)     Kedua belah pihak dapat melakukan pertimbangan untuk menerima atau menolak.
4)     Adanya komunikasi  di antara kedua pihak.
5)     Terjadinya transaksi/penyerahan barang.



Pemasaran hubungan (Relationship marketing) adalah praktik membangun hubungan jangka panjang yang memuaskan pihak-pihak kunci (pelanggan, pemasok, penyalur) guna mempertahankan preferensi dan bisnis jangka panjang”. Pemasar yang cerdik harus berusaha untuk membangun hubungan jangka panjang yang saling percaya dan saling menguntungkan dengan pelanggan, pemasok, penyalur/dealer mereka.

6.     PASAR, PEMASARAN dan CALON PEMBELI :
Pada awalnya pasar diartikan sebagai tempat bertemunya para penjual dan pembeli saling berhubungan. Namun di dalam pemasaran menjadi sekumpulan penjual adalah industri, sedangkan sekumpulan pembeli adalah pasar, seperti pasar kebutuhan (needs market ; pasar pencari diet), pasar produk (seperti pasar sepatu), pasar demografis (pasar remaja), dan pasar geografis (seperti pasar Prancis).
Pemasar adalah seseorang yang mencari satu atau lebih calon pembeli yang akan terlibat dalam pertukaran nilai (value).
Calon pembeli adalah seseorang yang diidentifikasi oleh pemasar sebagai orang yang memungkinkan bersedia dan mampu terlibat dalam pertukaran.

Dari konsep pasar, dapat dilihat hubungan antara penjual dan pembeli. Penjual menawarkan barang di pasar dan mencari pembeli sedangkan pembeli mencari barang di pasar dan mencari penjual. Dari kedua aktifitas inilah dapat dikatakan mereka melakukan pemasaran timbal balik (reciprocal marketing).


LATIHAN :
A.  Sebutkan 2 definisi dari pemasaran menurut anda.
B.  Jelaskan konsep-konsep utama dari defini pemasaran di atas.
C. Ceritakan dan gambarkan pengertian dari konse[p kebutuhan dan keinginan.




REFERENSI :
·           Philip Kotler, Manajemen Pemasaran (analisis, perencanaan dan pengendalian), Erlangga, 1997
Philip Kotler, Marketing Management, Prentice Hall, 1997
§   Phillip Kotler, Dasar-dasar Pemasaran, Prehnhallindo, 1997

Tidak ada komentar:

Posting Komentar